Ada seorang lima anak. Sebut saja Tono ,Toni, dan Tino. Mereka makan permen sambil tidur nyenyak. Setelah permennya habis, merekapun pergi ke sungai untuk mandi. Disungai, mereka lupa akan misi utama mereka, yaitu mencari alien. Mereka malah mencari harta karun. Si Toni yang kakinya digigit onta berkata, "Hai, daku temukan sebuah laptop mahal!!" Katanya sambil mengambil onta itu dan menunjukkannya pada temannya. "Dasar bodoh! Itu kan satelit Palapa 1 yang kemaren jatuh karena kehujanan. Ayo kita kembalikan ke K.U.A. Kita akan dapat reward yang lumayan" timpal Tono. "Jangan!!!kita jual saja pada kaum kapitalis atau oportunis atau eksekutif dan sosialis serta liberalis. Mereka akan mereparasi satelit ini agar bisa berenang lagi.", Tino menambahkan.
Aneh? Emang! kayak gitulah sistem sekarang. Kayak gimana coba? Yak betul, NGACAPRUK! Demokrasi ,kapitalisme, HAM, Sekulerisme, dan Isme-isme yang lain semuanya gak nyambung sama hidup kita.Katanya pengen jaya, tapi demokrasi yang nipu malah dipake. Katanya pengen pinter, tapi pendidikan mahal. Katanya pengen bermoral tapi liberalisme dijunjung tinggi. Atuh sadayana oge makin kacau.
Tau nggak, kata catatan Kementrian Perumahan Rakyat awal Oktober 2007, 9,5 juta keluarga belom punya rumah (watir..), eh pejabat-pejabat di DPR malah mau ngerenovasi rumah dinasnya. Kocek yang dianggarkan berapa coba? 350miliar!!!Gelo,teu nyambung pisan pan!!?? Coba dibeliin kerupuk, ratusan ribu orang bakal mabok kurupuk! Kalo beli baso? Tukang baso sukses jadi juragan baso dan punya peternakan sapi. Terlebih lagi, 17500 keluarga insya Allah pingsan karena mendadak punya rumah sederhana seharga 20 juta. Lumayan kan mengurangi data statistik?
Mau yang lebih ngaco? Pemilu 2009 dananya dianggarkan 47,9 trilliun. Tapi katanya dipangkas jadi 10 trilliun lebih. Duit segitu sangat lebih dari cukup buat modal bikin usaha gorengan. Coba alokasinya buat ngasih modal rakyat kan lumayan bisa ngebasmi pangangguran. Kalo dipake buat demokrasi mah atuh hasilnya juga pemimpin yang ga amanah yang malah menshadaqohkan kekayaan negeri ke kaum kapitalis penjajah.
Wah, masih banyak daftar ke-ngacapruk-an sistem ini. Majalah murah kayak gini gak mampu nulisin semuanya. Semua ini salahnya manusia yang dengan sombong dan sok tau make sistem bobrok buat ngatur kehidupan. Padahal jelas-jelas cuma sistem Islam yang gak ngaco ciptaan Allah SWT (yang paling tau manusia) udah berhasil memakmurkan ribuan umat muslim lebih dari 1000 tahun. Karena selama sepuluh abad lebih itu Syariat Islam benar-benar tegak. Firman Allah SWT dalam surat Thaha ayat 24 :
"Siapa saja yang berpaling dari peringatan-Ku(Al-Quran) maka baginyalah kehidupan yang sempit dan pada hari kiamat akan dikumpulkan dalam keadaan buta."
dan Al anfal ayat 24 :
"Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu, dan sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan"
Dua ayat itu ngebuktiin bahwa karena dibuangnya Syariat Islam lah yang menyebabkan kita hidup kayak gini. Hayo, ayat mana lagi yang bakal kita dustakan? Lagi pula banyak media yang sudah menelanjangi bobroknya sistem bikinan manusia. Sudah terlalu banyak bukti, sekarang tunggu apa lagi?Yah, balik lagi pada umat, apa mau terus ngaco dalam pimpinan penguasa ngaco yang nuntun pada kehinaan atau mau balik lagi pada Islam Rahmatan Lil ‘Alamin?
Wallahu a’lam.
Jumat, 09 Januari 2009
The Capruk
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar